Pengalamatan
Jaringan IP Hirarkikal
Oleh: Andi Maulana Y
A. Pengertian
IP Address
IP
Address adalah alamat yang diberikan untuk jaringan komputer yang
menggunakan protokol TCP IP. terdiri
dari 32 bit angka biner yang dapat dituliskan menjadi 4 kelompok bilangan
decimal yang dipisahkan dengan tanda titik (mujiono)
B. IP
Address versi 4 (IPv4)
IP versi 4(IPv4) adalah
sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan
TCP/IP dengan protokol IP versi 4. Panjang totalnya adalah 32-bit, dan secara
teoritis dapat mengalamati hingga 4 miliar host komputer di seluruh dunia.
Contoh alamat IP versi 4 adalah 192.168.0.3. Namun IPv4 ini sudah mulai habis
pemakaiannya sehingga tercipta IP versi 6 namun belum begitu dipakai karena
IPv4 sendiri belum habis di pakai. (eziekim, 2011)
Karakteristik IP Address versi 4 :
- IP versi 4 terdiri dari 32 bit
- IP versi 4 terdiri dari 4 oktet (oktet pertama yang paling
kiri dan oktet keempat yang paling kanan)
- 1 Oktet terdiri dari 8 bit
- Salah satu oktet menjadi NetID dan
- Salah satunya lagi menjadi HostID
|
Kelas
|
Oktet Pertama (Dalam bilangan
Desimal)
|
|
A
|
1-127
|
|
B
|
128-191
|
|
C
|
192-223
|
|
D
|
224-239
|
|
E
|
240-254
|
Kelas A
Alamat-alamat kelas A diberikan untuk jaringan skala
besar. Nomor urut bit tertinggi di dalam alamat IP kelas A selalu diset dengan
nilai 0 (nol). Tujuh bit berikutnya—untuk melengkapi oktet pertama—akan membuat
sebuah network
identifier. 24 bit sisanya (atau tiga oktet terakhir) merepresentasikan host identifier.
Ini mengizinkan kelas A memiliki hingga 126 jaringan, dan 16,777,214 host tiap
jaringannya. Alamat dengan oktet awal 127 tidak diizinkan, karena digunakan
untuk mekanisme Interprocess Comunication (IPC) di dalam mesin yang
bersangkutan.
Kelas B
Alamat-alamat kelas B dikhususkan untuk jaringan skala
menengah hingga skala besar. Dua bit pertama di dalam oktet pertama alamat IP
kelas B selalu diset ke bilangan biner 10. 14 bit berikutnya (untuk melengkapi
dua oktet pertama), akan membuat sebuah network
identifier. 16 bit sisanya (dua oktet terakhir) merepresentasikan host identifier.
Kelas B dapat memiliki 16,384 network, dan 65,534 host untuk setiap
network-nya.
Kelas C
Alamat IP kelas C digunakan untuk jaringan berskala
kecil. Tiga bit pertama di dalam oktet pertama alamat kelas C selalu diset ke
nilai biner 110. 21 bit selanjutnya (untuk melengkapi tiga oktet pertama) akan
membentuk sebuahnetwork identifier. 8 bit sisanya (sebagai oktet
terakhir) akan merepresentasikan host
identifier. Ini memungkinkan pembuatan total 2,097,152 buah network, dan
254 host untuk setiap network-nya.
Kelas D
Alamat IP kelas
D disediakan hanya untuk alamat-alamat IP
multicast, sehingga berbeda dengan tiga kelas di atas. Empat bit pertama di dalam IP
kelas D selalu diset ke bilangan biner 1110. 28 bit sisanya digunakan
sebagai alamat yang dapat digunakan untuk mengenali host. Untuk lebih jelas
mengenal alamat ini, lihat pada bagian Alamat MulticastIPv4.
Kelas E
Alamat IP kelas E disediakan sebagai alamat yang
bersifat “eksperimental” atau percobaan dan dicadangkan untuk digunakan pada
masa depan. Empat bit pertama selalu diset kepada bilangan biner 1111. 28 bit
sisanya digunakan sebagai alamat yang dapat digunakan untuk mengenali host.
C. IP
Addres Versi 6 (IPV6)
IPv6 ini merupakan
perkembangan dari IPv4 yang dapat menyediakan lebih banyak IP address karena
IPv6 ini panjangnya adalah 128 bit tidak seperti IPv4 yang panjangnya hanya 32
bit saja. selain itu, masih banyak kelebihan lain dari IPv6 ini bila
dibandingkan dengan IPv4. (Dwiyankuntoko)
KEUNGGULAN IP V6 ADALAH
Ø Otomatisasi setting (statelesss less auto configuration).
Ø Stetting otomatis stateless
Ø setting ototmatis stateful (luoman, 2012)
Ø
Jumlah IP Address yang sangat banyak
Ø
Autoconfiguration
Ø
Security
Ø
Quality of Service (Dwiyankuntoko)
D. Perbedaan antara
IPv4 dengan IPv6
|
IPv4
|
IPv6
|
|
Panjang alamat 32 bit.
|
Panjang alamat 128 bit.
|
|
Konfigurasi secara manual atau DHCP
|
Bisa menggunakan address autoconfiguration
|
|
Dukungan terhadap IPsec Opsional
|
Dukungan terhadap IPsec Dibutuhkan
|
|
Checksum termasuk pada Header
|
Checksum tidak masuk dalam Header
|
|
Menggunakan ARP Request secara broadcast untuk
menterjemahkan alamat IPv4 ke alamat link-layer
|
ARP Request diganti oleh Neighbor Solitcitation secara
multicast
|
|
Untuk Mengelola grup pada subnet lokal digunakan Internet
Group Management protocol (IGMP)
|
IGMP telah digantikan fungsinya oleh Multicast Listener
Discovery (MLD)
|
|
Fragmentasi dilakukan oleh pengirim dan ada router,
menurunkan kinerja router
|
Fragmentasi dilakukan hanya oleh pengirim
|
|
Tidak mensyaratkan ukuran paket pada link-layer dan harus
bisa menyusun kembali paket berukuran 576 byte.
|
Paket Link Layer harus mendukung ukuran paket 1280 byte
dan harus bisa menyusun kembali paket berukuran 1500 byte
|
E. Supernetting
Supernetting adalah
menggabungkan beberapa network menjadi supernetwork. Hal ini biasanya
dilakukan oleh kelas C yang membutuhkan host yang lebih besar lagi. Masking
untuk Supernetting dinamakan Supernet mask. (PENGERTIAN
SUBNETTING DAN SUPERNETTING)
Subnetting adalah suatu proses untuk memecah suatu jaringan IP jaringan
ke Sub Jaringan yang lebih kecil atau juga dapat diartikan sebagai metode yang
dilakukan untuk membagi blok setiap alamat IP address menjadi beberapa blok IP
address. (Fadhil)
Daftar
Pustaka
Dwiyankuntoko, A. (n.d.). ilmukomputer.
Retrieved from http://ilmukomputer.org/wp-content/uploads/2013/07/ipv6.pdf
eziekim. (2011, juni 1). eziekim's blog. Retrieved
from eziekim.wordpress:
https://eziekim.wordpress.com/2011/06/01/mengenal-ip-address-versi-4-ipv4/
Fadhil. (n.d.). Pengertian Subnetting.
Retrieved from Fadhil 18:
http://fadhil18.blogspot.co.id/2015/08/pengertian-subnetting.html
Kelas IP Address versi 4 dalam Jaringan Komputer. (n.d.). Retrieved from Tutorial Belajar Komputer:
http://tutorial-kompiuter.blogspot.co.id/2013/12/kelas-ip-address-versi-4-dalam-jaringan-komputer.html
Komputer, I. (2013 , April 18). Artikel
Pengenalan IP Address versi 4 dan versi 6. Retrieved from AGAN ANGGA:
https://aganangga.wordpress.com/2013/04/18/artikel-pengenalan-ip-address-versi-4-dan-versi-6/
luoman. (2012, April Rabu). KEUNGGULAN IP V4 DAN
IP V6. Retrieved from TKJ: http://faisalkom.blogspot.co.id/2012/04/keunggulan-ip-v4-dan-ip-v6.html
mujiono. (n.d.). Tutorial Kompuetr. Retrieved
from teorikomputer.com:
http://www.teorikomputer.com/2012/08/pengertian-ip-address.html
Ngeblog.
(n.d.). Retrieved from Perbedaan IPv4 dengan IPv6, Kelebihan dan Keuntungan
Menggunakan IPv6:
http://tipnya.blogspot.co.id/2013/01/perbedaan-ipv4-dengan-ipv6-kelebihan.html
PENGERTIAN SUBNETTING DAN SUPERNETTING. (n.d.). Retrieved from A Plain Blog:
http://jnaephy.blogspot.co.id/2012/01/subnetting-dan-supernetting.html
Nama : Andi
Maulana Y
Sekolah : SMK Islam 1 Blitar
Hobby : Sepak
Bola dan Jogging
Motto : Diatas Langit Masih Ada Langit


Tidak ada komentar:
Posting Komentar