Pages

Rabu, 09 November 2016

Rancang Bangun Jaringan

Konsep Pengalamatan Jaringan Hirarkikal
Oleh : Andi Maulana Y



  1. Pengalamatan jaringan merupakan suatu metode pengalamatan IP yang bertujuan untuk mengatur alamat suatu komputer yang terhubung dalam jaringan global maupun lokal. Pengalamatan IP berupa alamat yang terdiri dari 32-bit yang dibagi menjadi 4 oktet yang masing masing berukuran 8-bit. Sebuah alamat IP dapat dibagi dua bagian dengan menggunakan subnet mask yakni metode yang digunakan untuk membagi alamat IP dalam jaringan menjadi kelompok-kelompok tertentu.
 (dunia)
3 kelompok hierarki dalam pengalamatan IP (ada 5 sebenarnya)
1. Class A : 0.0.0.0    s/d    127.255.255.255
2. Class B : 128.0.0.0    s/d    191.255.255.255
3. Class C : 192.0.0.0    s/d    223.255.255.255
4. Class D : 224.0.0.0    s/d    239.255.255.255
5. Class E : 240.0.0.0    s/d    255.255.255.255  
(Rahman, 2010)

a.    Kelas A
Alamat-alamat kelas A diberikan untuk jaringan skala besar. Nomor urut bit tertinggi di dalam alamat IP kelas A selalu diset dengan nilai 0 (nol). Tujuh bit berikutnya—untuk melengkapi oktet pertama—akan membuat sebuah network identifier. 24 bit sisanya (atau tiga oktet terakhir) merepresentasikan host identifier. Ini mengizinkan kelas A memiliki hingga 126 jaringan, dan 16,777,214 host tiap jaringannya. Alamat dengan oktet awal 127 tidak diizinkan, karena digunakan untuk mekanisme Interprocess Communication (IPC) di dalam mesin yang bersangkutan

b.    Kelas B
Alamat-alamat kelas B dikhususkan untuk jaringan skala menengah hingga skala besar. Dua bit pertama di dalam oktet pertama alamat IP kelas B selalu diset ke bilangan biner 10. 14 bit berikutnya akan membuat sebuah network identifier. 16 bit sisanya (dua oktet terakhir) merepresentasikan host identifier. Kelas B dapat memiliki 16,384 network, dan 65,534 host untuk setiap network-nya.

c.    Kelas C                        
Alamat IP kelas C digunakan untuk jaringan berskala kecil. Tiga bit pertama di dalam oktet pertama alamat kelas C selalu diset ke nilai biner 110. 21 bit selanjutnya akan membentuk sebuah network identifier. 8 bit sisanya akan merepresentasikan host identifier. Ini memungkinkan pembuatan total 2,097,152 buah network, dan 254 host untuk setiap network-nya.
d.    Kelas D
Alamat IP kelas D disediakan hanya untuk alamat-alamat IP multicast, Empat bit pertama di dalam IP kelas D selalu diset ke bilangan biner 1110. 28 bit sisanya digunakan sebagai alamat yang dapat digunakan untuk mengenali host.

e.    Kelas E
Alamat IP kelas E disediakan sebagai alamat yang bersifat "eksperimental" atau percobaan dan dicadangkan untuk digunakan pada masa depan. Empat bit pertama selalu diset kepada bilangan biner 1111. 28 bit sisanya digunakan sebagai alamat yang dapat digunakan untuk mengenali host.
(tkjgeek)

              B.     Pengertian Subneting
Subnetting adalah cara membagi satu jaringan menjadi beberapa sub jaringan. Beberapa bit dari bagian Host ID dialokasikan menjadi bit tambahan pada bagian NetID. Cara ini menciptakan sejumlah NetID tambahan dan mengurangi jumlah maksimum host yang ada dalam tiap jaringan tersebut.  (hanafi)
          
            Tujuan dalam melakukan subnetting adalah :
  1. Membagi satu kelas netwok atas sejumlah subnetwork dengan arti membagi suatu kelas jaringan menjadi bagian-bagian yang lebih kecil.
  2. Menempatkan suatu host, apakah berada dalam satu jaringan atau tidak.
  3. Untuk mengatasi masalah perbedaaan hardware dengan topologi fisik jaringan.
  4. Penggunaan IP Address yang lebih efisien  (Muh Ardhin Fajrin Hasbullah, 2012)

  1. SubnetMask
Subnet mask adalah istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris yang mengacu kepada angka biner 32 bit yang digunakan untuk membedakan network ID dengan host ID, menunjukkan letak suatu host, apakah berada di jaringan lokal atau jaringan luar.
 (ibrahim, 2013)


Daftar Pustaka

dunia, k. (n.d.). KONSEP PENGALAMATAN JARINGAN HIRARKIKAL. Retrieved november 10, 2016, from Teknik Komputer Jaringan: http://kitabertigamulu.blogspot.co.id/2015/11/konsep-pengalamatan-jaringan.html
Fadhil. (n.d.). Pengertian Subnetting. Retrieved from fadhil18: http://fadhil18.blogspot.co.id/2015/08/pengertian-subnetting.html
hanafi. (n.d.). SUBNETTING . Retrieved from hanafi29: https://hanafi29.files.wordpress.com/2010/09/subnetting.pdf
ibrahim, f. (2013, november 27). Pengertian dan Fungsi SUBNET MASK. Retrieved november 10, 2016, from Fauzy F Ibrahim: http://fauzyibrahim.blogspot.co.id/2013/11/pengertian-dan-fungsi-dari-subnet-mask.html
Muh Ardhin Fajrin Hasbullah, A. f. ( 2012, Januari Rabu, 11). Jelaskan pengertian dan tujuan Subnetting ?? Retrieved november 10, 2016, from Tugas Produktif: http://mardhin.blogspot.co.id/
Rahman, M. ( 2010, May 8,). Skema Hierarki Pengalamatan IP. Retrieved november 10, 2016, from Miftah Rahman (Go)-Blog: https://belajarcomputernetwork.com/2010/05/08/skema-hierarki-pengalamatan-ip/




Rabu, 02 November 2016

Troubleshooting Jaringan

Pemecahan masalah layanan web server
Oleh: Andi Maulan Yusuf



A.    Review Pengenalan protokol HTTP
HTTP adalah Singkatan dari Hyper Text Transfer Protocol, protokol yang mendasari oleh World Wide Web. Merupakan protokol request-response (permintaan dan tanggapan) antara klien dan server.  Klien adalah  web pengguna atau web browser, sedangkan server adalah pemberi tanggapan dengan menyimpan atau mengambil sumber daya yang diminta dengan menghubungkan tautan, yang disebut dengan dokumen hiperteks, selanjutnya membentuk World Wide Web (admin, 2011)

B.    Review instalasi dan konfigurasi web server
web server adalah merupakan perangkat lunak (software) dalam server yang berfungsi untuk menerima permintaan (request) berupa halaman web melalui protokol HTTP dan atau HTTPS dari client yang lebih dikenal dengan nama browser (Aziz)
sebelum melakukan Konfigurasi Web Server ini, kita harus melakukan konfigurasi DNS Server. Sedangkan Konfigurasi Web Server ini dilakukan agar halaman Web dengan nama domain dan IP yang telah kita buat dapat dilihat oleh komputer yang termasuk ke dalam jaringan komputer dengan menggunakan Web Browser. Dalam membangun sebuah Web Server ini kita bisa menggunakan salah satu aplikasi yang terdapat pada Linux Debian sendiri yaitu Apache. (Mulyana)

C.    Klasifikasi permasalahan layanan web server
Jika Web Server tidak merespon
Verifikasi bahwa sambungan jaringan diaktifkan
1.      Klik Mulai, klik kanan Control Panel, lalu klik Terbuka.
2.      Klik dua kali Sambungan Jaringan, dan kemudian klik sambungan yang digunakan untuk mengakses server Web.
3.      Verifikasi bahwa sambungan terhubung.
(microsoft)
D.    Prosedur pemecahan masalah layanan web server
a.       Minor Service Failure (MSF)
Web server masih online, tetapi satu atau lebih jasa pendukung (seperti Imagistat, penagihan, Dokter HTML, alat administrasi, logging, tape backup, SCSI backup, dll) tidak bekerja dengan benar.
b.      Secondary Service Failure (ISF) 
halaman web yang dilayani, tetapi satu atau lebih layanan sekunder (seperti email, Real Audio, Secure Server, Ngobrol Server, DNS, dll) tidak bekerja dengan benar.
c.       Primary Service Failure (PSF) 
halaman web yang tidak dilayani, tapi beberapa layanan masih online, seperti ssh, ping, dll
d.      Total Service Failure (TSF)
Mesin tidak menanggapi setiap jaringan atau konsol permintaan.
e.       Gremlins
Koleksi longgar penyakit yang terjadi di luar mesin server, seperti listrik padam, kegagalan konektivitas jaringan, kegagalan DNS dan masalah routing (untuk beberapa nama).
            (Tongue, 2014)

       Bisa Download disini

            Daftar Pustaka


admin. (2011, oktober 17). Pengertian HTTP Kegunaan dan Cara Kerja HTTP. Retrieved november 3, 2016, from JARINGAN KOMPUTER: http://jaringankomputer.org/pengertian-http-fungsi-cara-kerja-http/
Aziz, D. E. (n.d.). PENGERTIAN, FUNGSI SERTA CARA KERJA WEB SERVER. Retrieved november 3, 2016, from DEDEERIK.com: http://www.kangerik.com/pengertian-fungsi-serta-cara-kerja-web-server/
microsoft. (n.d.). Bagaimana memecahkan masalah Web Server pada Windows Server 2003. Retrieved november 3, 2016, from Microsoft: https://support.microsoft.com/id-id/kb/323358#bookmark-2
Mulyana, R. A. (n.d.). Konfigurasi Web Server Pada Linux Debian CLI. Retrieved november 3, 2016, from Blog Regi Brader: http://www.regibrader.com/2013/12/konfigurasi-web-server-pada-linux.html
Tongue, T. (2014, Agustus). Classifying the problem. Retrieved november 3, 2016, from Procedures for Web Server Troubleshooting: http://www.thomastongue.com/Writing/Troubleshooting.html



Rancang Bangun Jaringan

Protocol routing OSPF
Oleh: Andi Maulan Y



       A.    Operasi protocol rute link-state
 Protokol routing link-state tidak menggunakan update periodik. Setelah jaringan konvergen, update link-state hanya dikirim ketika ada perubahan topologi.
Protokol Link-state protokol bekerja terbaik dalam situasi sebagai berikut:
a)      Desain jaringan hirarkis, biasanya terjadi pada jaringan yang besar.
b)      Administrator memiliki pengetahuan yang baik untuk menerapkan protokol routing link-state.
c)      Kecepatan konvergensi jaringan sangat penting.
(bertus, 2012)

      B.    Tetangga dan batasan dekat OSPF
Router OSPF mempunyai sebuah mekanisme untuk dapat menemukan router tetangganya dan dapat membuka hubungan. Mekanisme tersebut disebut dengan istilah Hello protocol. Dalam membentuk hubungan dengan tetangganya, router OSPF akan mengirimkan sebuah paket berukuran kecil secara periodik ke dalam jaringan atau ke sebuah perangkat yang terhubung langsung dengannya. Paket kecil tersebut dinamai dengan istilah Hello packet. Hello packet pada umumnya dikirim dengan menggunakan multicast address untuk menuju ke semua router yang menjalankan OSPF (Govandap, 2015)

      C.    Wilayah/area OSPF
      OSPF memiliki beberapa tipe area diantaranya:
         a)      Bakcbone - Area 0 (Area ID 0.0.0.0) -> Bertanggung jawab mendistribusikan informasi routing antara non-backbone area. Semua sub-Area HARUS terhubung dengan backbone secara logikal.
       b)      Standart/Default Area -> Merupakan sub-Area dari Area 0. Area ini menerima LSA intra-area dan inter-area dar ABR yang terhubung dengan area 0 (Backbone area).
      c)      Stub Area -> Area yang paling "ujung". Area ini tidak menerima advertise external route (digantikan default area).
      d)     Not So Stubby Area -> Stub Area yang tidak menerima external route (digantikan default route) dari area lain tetapi masih bisa mendapatkan external route dari router yang masih dalam 1 area.
 (mikrotik)

      D.    Konfigurasi autentikasi OSPF
     Routing protokol dapat di proteksi dengan menggunakan password, tidak terkecuali OSPF. Jika OSPF di konfigurasi menggunaka, OSPF akan mengecek setiappaketOSPFyang diterima. Jika pada authentication dilakukan dengan menggunakan  pada OSPFauthentication lebih mudah untuk dikonfigurasikan (gns3, 2014)
       OSPF memiliki 3 tabel di dalam router :
      1.      Routing table biasa juga disebut sebagai Forwarding database. Database ini berisi the lowest cost untuk mencapai router-router/network-network lainnya. Setiap router mempunyai Routing table yang berbeda-beda.
     2.      Adjecency database, Database ini berisi semua router tetangganya. Setiap router mempunyai Adjecency database yang berbeda-beda.
   3.      Topological database, Database ini berisi seluruh informasi tentang router yang berada dalam satu networknya/areanya.
(arif, 2013)


Bisa Download Disini

Daftar Pustaka


arif, i. (2013, 11 1). OSPF (Open Shortest Path First). Retrieved november 3, 2016, from Santekno: https://santekno.blogspot.co.id/2013/01/ospf-open-shortest-path-first.html
bertus, h. (2012, april 06). Operasi Protokol Link-state – Pengantar Protokol Routing Dinamis. Retrieved november 1, 2016, from Heribertus Yulianton Official Blog: http://heri.staff.unisbank.ac.id/2012/04/06/operasi-protokol-link-state-pengantar-protokol-routing-dinamis/
gns3, l. (2014, januari). Konfigurasi autentikasi OSPF. Retrieved november 3, 2016, from belajar cisco: http://cisco-journey.blogspot.co.id/2014/01/konfigurasi-ospf-authentication.html
Govandap. (2015, januari 12). TETANGGA DAN BATASAN OSPF. Retrieved november 1, 2016, from JOOPRO!: https://joopro.wordpress.com/2015/12/01/tetangga-dan-batasan-ospf/
mikrotik. (n.d.). Konfigurasi Dasar OSPF. Retrieved november 1, 2016, from welcom to mikrotik indonesia: http://mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=154



TroubleShooting Jaringan

Troubleshooting lapisan aplikasi jaringan WAN
Oleh: Andi Maulana Y




        A.    Hypertext Transfer Protokol (HTTP)
HTTP adalah sebuah protokol meminta/menjawab antara klien dan server. Sebuah klien HTTP (seperti web browser atau robot dan lain sebagainya), biasanya memulai permintaan dengan membuat hubungan ke port tertentu di sebuah server Webhosting tertentu (biasanya port 80). HTTP tidaklah terbatas untuk penggunaan dengan TCP/IP, meskipun HTTP merupakan salah satu protokol aplikasi TCP/IP paling populer melalui Internet (wikipedia)
HTTP mendefinisikan bagaimana suatu pesan dapat diformat dan dikirimkan dari client ke server atau sebaliknya. Pengembangan standar HTTP dilaksanakan oleh Konsorsium World Wide Web (World Wide Web Consortium/W3C) dan juga Internet Engineering Task Force (IETF), (admin, 2016)

        B.    Netware Inti Protocol (NCP)
Netware adalah sistem operasi (operating system) jaringan yang dikembangkan oleh Novell, dan protokol jaringan yang digunakan untuk berkomunikasi dengan client dalam network. (Loh, 2016)
NCP (NetWare Core Protocol) adalah sebuah protokol jaringan yang digunakan dalam beberapa produk dari Novell, Inc Hal ini biasanya berhubungan dengan sistem operasi NetWare, tetapi bagian dalamnya telah diimplementasikan pada platform lain seperti Linux, Windows NT dan berbagai rasa dari Unix. (elinda, 2013 )

       C.    Jaringan Lambat

Salah satu hal yang sangat penting untuk menunjang dan memenuhi kebutuhan internet yaitu kecepatan internet itu sendiri. Kecepatan internet sendiri telah menjadi salah satu masalah utama yang banyak kita hadapi untuk menikmati sebuah akses internet. Pada dasarnya kecepatan internet sebuah perangkat maupun gadget dapat dipengaruhi oleh banyak hal (Hendri, 2014)

        D.    Login Response Time terdegradasi
Real time system disebut juga dengan Sistem waktu nyata. Sistem yang harus menghasilkan respon yang tepat dalam batas waktu yang telah ditentukan. Jika respon komputer melewati batas waktu tersebut, maka terjadi degradasi performansi atau kegagalan sistem  (Archangely, 2009 )
Response time adalah variabel bising dengan variabel besar
Ance. Dalam pengalaman saya, salah satu kebutuhan ratusan subjects menanggapi pertanyaan yang sama dalam rangka untuk di amati tain hasil yang jelas. Menggunakan situs web untuk mengumpulkan Data menyediakan penerbangan murah solusi untuk masalah ini
(Rubinstein, 2013)

        E.    Server Massage Block (SMB)
Server Message Block disingkat SMB adalah dalam teknologi informasi yang mengacu kepada protokol client/server yang ditujukan sebagai layanan untuk berbagi berkas (file sharing) di dalam sebuah jaringan. istem operasi berbasis UNIX juga dapat menggunakannya dengan tambahan perangkat lunak yang disebut dengan SAMBA. Untuk masalah keamanan, SMB mengimplementasikannya pada dua level, yakni user-level dan share-level (wikipedia, Server Message Block, 2013)

        F.    Protokol SMB logon dan format paket
Protokol SMB selalu bertambah dengan perintah-perintah baru Setiap versi baru yang muncul selalu kompatibel dengan versi sebelumnya. Dibawah ini table protocol SMB
 SMB Protocol Dialects
Protocol Name
ID String
Used By
Core
PC NETWORK PROGRAM 1.0
Core Plus
MICROSOFT NETWORKS 1.03
DOS LAN Manager 1.0
MICROSOFT NETWORKS 3.0
LAN Manager 1.0
LANMAN1.0
LAN Manager 2.0
LM1.2X002
LAN Manager 2.1
LANMAN2.1
NT LAN Manager 1.0
NT LM 0.12
LAN Manager 2.1?
Windows for Workgroups 3.1a
NT LAN Manager 1.0?
NT LM 0.12
NT LAN Manager 1.0?
Samba
NT LAN Manager 1.0
CIFS 1.0

(Speedy, 2011)

        G.   MS Browser Protokol
Layanan browser atau komputer Browser Layanan adalah fitur dari Microsoft Windows agar pengguna mudah menelusuri dan menemukan sumber daya bersama di komputer tetangga. Hal ini dilakukan dengan menggabungkan informasi dalam satu komputer "Browse Master" (atau "Master Browser"). Layanan browser berjalan pada mailslot / Server Message Block dan dengan demikian dapat digunakan dengan semua didukung protokol transport seperti NetBEUI , IPX / SPXdan TCP / IP
(wikipedia, Browser service, 2016,)



Daftar Pustaka


admin. (2016, januari 16). Pengertian HTTP ( Hyper Text Transfer Protokol ). Retrieved november 2, 2016, from cyberspace-wans: http://cyberspace-wans.blogspot.co.id/2012/01/pengertian-http-hyper-text-transfer.html
Archangely, N. (2009 , november 23). Makalah Real Time System. Retrieved november 2, 2016, from ArchPineapple: http://archpineapple.blogspot.co.id/2009/11/makalah-real-time-system.html
elinda, m. (2013 , juni 22). Company Standard Protokol (2). Retrieved november 2, 2016, from LyndzZ's Blog : http://nunalinda.blogspot.co.id/2013/06/company-standard-protokol-2.html
Hendri. (2014). Cara Mengatasi dan Mempercepat Internet yang Lambat. Retrieved november 2, 2016, from hedryiks: http://hedryiks.blogspot.co.id/2014/09/cara-mengatasi-dan-mempercepat-internet.html
Loh, S. (2016, MARET). Apa itu Netware dan NetWare Core Protocol (NCP) ? Retrieved november 2, 2016, from DOMAIN AND WEBSITE: http://www.99n1.tk/2016/03/apa-itu-netware-dan-netware-core.html
Rubinstein, A. ( 2013, September). Response time and decision making: An experimental study. Retrieved november 2, 2016, from journal: http://journal.sjdm.org/13/13418a/jdm13418a.pdf
Speedy. ( 2011, March 25). Samba Network Neighbourhood. Retrieved november 2, 2016, from Speedy: http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Samba_Network_Neighbourhood
wikipedia. ( 2016,, Maret 16 ). Browser service. Retrieved november 2, 2016, from wikipedia ensiklopedia bebas: https://en.wikipedia.org/wiki/Browser_service
wikipedia. (2013, April 17 ). Server Message Block. Retrieved november 2, 2016, from wikipedia ensiklopedia bebas: https://id.wikipedia.org/wiki/Server_Message_Block
wikipedia. (n.d.). Protokol Transfer Hiperteks. Retrieved november 2, 2016, from wikipedia ensiklopedia: https://id.wikipedia.org/wiki/Protokol_Transfer_Hiperteks